Kembali

PRESDIR CNN TINJAU INOVASI UNGGULAN KABUPATEN MAGELANG TERINOVATIF

Kota Mungkid (30/11) – Pemerintah Kabupaten Magelang menerima kunjungan Tim Verifikasi dan Validasi Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri, bertempat di Ruang Rapat Cemerlang Setda Kabupaten Magelang, Kamis pagi (20/11). Kegiatan ini merupakan rangkaian penilaian lapangan sebagai tindak lanjut masuknya Kabupaten Magelang sebagai nominator Kabupaten Terinovatif 2025, untuk pertama kalinya.

Tim Validasi yang hadir terdiri dari Wakil Bupati Kabupaten Magelang, Ibu Titin Rosmasari (Presiden Direktur CNN Indonesia), Bapak Muhammad Walid (Kepala Biro CNN Indonesia Jawa Timur), dan Ibu Maria Herlina, M.Si (Analis Kebijakan BSKDN Kemendagri). Sejumlah kepala instansi vertikal, kepala OPD, akademisi, serta stakeholder pendidikan dan desa turut menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam sesi presentasi, Pemkab Magelang menonjolkan dua inovasi unggulan. Pertama, SI PBB Trengginas, sebuah sistem digital terintegrasi yang menyelesaikan permasalahan pemutakhiran data PBB-P2 yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Melalui digitalisasi, integrasi data dengan ATR/BPN, serta pembayaran non-tunai seperti QRIS dan mobile banking, inovasi ini mampu meningkatkan validitas data pajak, mempercepat layanan, serta mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jumlah permohonan pemutakhiran meningkat menjadi 18.835 pada 2025, integrasi data BPN melonjak menjadi 3.442, sementara realisasi pendapatan PBB-P2 mencapai Rp. 42,6 miliar hingga Oktober 2025.

Inovasi kedua adalah Gumregah Bungah, sebuah gerakan terpadu untuk mengembalikan Anak Tidak Sekolah (ATS) ke dunia pendidikan. Melalui intervensi pendidikan (sekolah formal, nonformal, dan kesetaraan), pendampingan sosial, serta penguatan ekonomi keluarga, inovasi ini berhasil mengembalikan lebih dari 1.000 ATS ke sekolah setiap tahunnya dan berkontribusi pada peningkatan indikator pendidikan dalam IPM, sekaligus menurunkan angka kemiskinan. Program ini didukung dengan pelatihan keterampilan, seragam sekolah gratis, transportasi aman, serta keterlibatan PKBM, KMPP, pemerintah desa, sekolah, dan pesantren.

Selain memaparkan inovasi unggulan, Pemerintah Kabupaten Magelang juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah melalui penerbitan berbagai regulasi (Perda dan Perbup), mekanisme reward & punishment, fasilitasi HKI, penyelenggaraan lomba inovasi seperti Krenova, GIA, Abdi Praja Award, dan Inovasi ASN, serta kegiatan apresiasi seperti Jagad Semar. Kolaborasi lintas sektor melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha, hingga Masyarakat terus diperkuat untuk memastikan inovasi dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Kegiatan validasi lapangan ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Magelang untuk menunjukkan keseriusan dan arah pembangunan berbasis inovasi, sekaligus meneguhkan komitmen mewujudkan visi “Magelang Anyar Gress” yang Aman, Nyaman, Religius, Unggul, dan Sejahtera.