A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bappeda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bappeda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bappeda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bappeda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bappeda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bappeda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bappeda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bappeda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bappeda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bappeda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bappeda/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bappeda/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bappeda/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bappeda/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

RAKOR AMPL – Upaya Mewujudkan Target 100-0-100

BAPPEDA KABUPATEN MAGELANG Berita Terkini

Kota Mungkid, Bertempat di ruang rapat Bappeda Lantai 2, pada hari Rabu tanggal 20 April 2016 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja (Pokja) Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Kabupaten Magelang. Pada kegiatan yang dibuka dengan pengarahan oleh Kabid Tata Ruang dan Prasarana Wilayah, Ir. Joko Sudibyo, MT, yang  menyatakan bahwa  target yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Pusat sampai Tahun 2019 adalah “Target 100% akses air minum, 0% kawasan permukiman kumuh, dan 100% akses sanitasi layak” , target tersebut lebih dikebal dengan 100-0-100.

Dalam mewujudkan hal tersebut, pemerintah pusat berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam mencapai target tersebut. Akan tetapi untuk dapat mengakses bantuan dari pemerintah pusat, telah ditetapkan beberapa prasarat. Prasarat itu diantaranya daerah harus sudah menyusun:

a.        Perbub Rancangan Aksi Daerah (RAD) AMPL.

b.        Perbub Kebijakan dan Strategi Daerah (JAKSTRADA) AMPL

c.         Perbub Rencana Induk Sarana Penyediaan Air Minum (RISPAM)

Keseluruhan dokumen ini penting karena dapat mengoptimalkan semua tahapan, baik perencanaan, pemrograman, penganggaran/pembiayaan, dan pengendalian. Dokumen-dokumen tersebut akan digunakan sebagai dasar dalam menentukan kebijakan dan perencanaan kedepan, sehingga tidak salah sasaran.

Pimpinan rapat, Kasubid Permukiman dan Prasarana Wilayah, Didik kristia S, S.Kom, M.Sc menegaskan bahwa RAD  AMPL merupakan prasarat untuk ikut dalam Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas). Di Kabupaten Magelang masih terdapat 103 desa yang masih memerlukan perhatian dalam memenuhi kebutuhan air minumnya. Ditegaskan juga bahwa dalam rangka penyusunan dokumen tersebut diatas, anggota Pokja AMPL segera proaktif melakukan percepatan dengan mengisi tabel program/kegiatan dan rencana pembiayaan. Evaluasi dan koordinasi akan dilakukan setiap minggu.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa direncanakan untuk Pamsimas setiap tahun 6 Desa yang dibiayai melaui APBD Kabupaten dan 24 Desa dari APBN, sehingga dalam stiap tahun terdapat 30 desa yang dapat dicukupi kebutuhan air minumnya, sehingga target 100-0-100 dapat diwujudkan. Agus Wied.